STAIMP Bertransformasi Menjadi Institut Agama Islam Muhammadiyah ProbolinggoProbolinggo-Dalam Menghadapi dahsyatnya Revolusi Industri 4.0 saat ini, STAI Muhammadiyah Probolinggo atau dikenal dengan STAIMP, bertekad bertransformasi menjadi Institut Agama Islam Muhammadiyah Probolinggo. Ini dilakukan setelah STAI Muhammadiyah Probolinggo mendapatkan rekomendasi pembukaan 4 Prodi baru dari Kopertais Wilayah IV Probolinggo untuk mendapatkan ijin dari Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementrian Agama. Prodi yang akan di buka adalah S1 Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), S1 Ekonomi Syariah, S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah dan Tadris Matematika.Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Pendidikan Keagamaan Islam Drs .Agus Sholeh , M. Pd dalam kuliah Umumnya di STAI Muhammadiyah Probolinggo (15/07) menyampaikan bahwa perguruan tinggi keagamaan islam harus terus memberikan kemanfaatan bagi masyarakat, Bangsa dan Negara. Berubahnya STAIMP menjadi Institut nanti harus lebih memberikan energi positif dan Semangat Baru dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas.Ketua STAI Muhammadiyah Probolinggo Dr. Moh NurHasan, MH dalam sambutannya memberikan semangat bagi Mahasiswa STAI Muhammadiyah probolinggo untuk menyambut akan dibukanya 4 prodi baru dan transformasi menjadi institut. Mahasiswa memiliki peran penting untuk meningkatkan kualitas kelimuan selama di STAIMP probolinggo supaya memberikan keunggulan dibandingkan dengan Mahasiswa yang lain.STAIMP Bertransformasi Menjadi Institut Agama Islam Muhammadiyah Probolinggo“STAIM Probolinggo terus berupaya menghadirkan inovasi baru dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi Masyarakat. Dari 2 prodi yang kita miliki semua sudah terakreditasi BAN PT begitu juga secara institusi sudah terakreditasi. Animo Masyarakat cukup baik  dan memiliki harapan besar bagi STAIMP untuk lebih menambah prodi-prodi baru. STAIMP berupaya meningkatkan mutu dan kualitas sumber daya manusia (SDM). Sebab angka persentase nasional masih banyak anak Indonesia belum mendapat akses pendidikan tinggi. Kita akan membuka prodi sebanyak-banyaknya, agar seluruh masyarakat dapat mengakses dengan mudah. Semoga dari Institu bisa Menjadi Universitas Muhammadiyah Probolinggo” lanjutnya.Wakil Ketua Bidang akademik Benny Prasetiya, M. Pd, I dalam pengantar kuliah umum menyampaikan bahwa STAIMP menawarkan biaya perkuliahan yang bisa dijangkau oleh masyarakat probolinggo. Dengan 200 Ribu per bulan masyarakat sudah bisa mngakses pendidikan Tinggi di STAI Muhammadyah Probolinggo. Namun biaya pendidikan yang terjagkau itu tetap harus diimbangi dengan kualitas   akademik (BNY)

Related Post

Komentar