STAIMPRO – Kabar baik bagi kalian siswa kelas XII yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. STAI Muhammadiyah membuka program beasiswa untuk 500  mahasiswa baru Dampak Covid pada tahun ajaran 2020/2021.

Sebanyak 500 beasiswa tersebut akan diberikan kepada seluruh siswa  menengah atas (SMA) di seluruh wilayah yang ada di Jawa Timur pada setiap satuan pendidikan. Nantinya, para peserta akan mendapatkan beasiswa pendidikan sebesar 50% selama 8 semester penuh Beasiswa ini termasuk SPP, DPP. Biaya yang dikeluarkan oleh Mahasiswa sampai dengan selesai kurang lebih 12 Juta selama 8 semester. Beasiswa yang diberikan pada semua program studi yang ada diantaranya Pendidikan Agama Islam (PAI), Hukum Keluarga islam (HKI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI/PGSD), dan Pendidikan Matematika (Tadris Matematika). Jika SK Prodi Baru yaitu Ekonomi syariah dan Psikologi islam turun dalam waktu dekat maka calon mahasiswa juga mendapatkan kesempatan yang sama mengakses prodi tersebut.

Wakil Ketua I STAI Muhammadiyah Probolinggo, Benny Prasetiya menjelaskan, program beasiswa tersebut merupakan upaya STAIM PRO untuk berkontribusi dalam meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi di Jawa timur yang masih rendah dan keikutsertaan Pendidikan Tinggi Islam dalam membantu masyarakat yang terdampak COVID 19.

“Diharapkan, STAIM PRO mampu berkontribusi dalam peningkatan APK ini yang nantinya akan meningkatkan juga kualitas hidup maupun kesejahteraan generasi muda di Jawa Timur. Program ini pula sebagai keberpihakan Perguruan Tinggi Islam dalam membantu generasi Muda untuk melanjutkan kuliah di perguruan Tinggi di tengah wabah Covid 19,” tutur Benny dalam Rapat via Zoom meeting program Penandatanganan MoU antara STAIMP dengan SMA di Kota dan Kabuapten Probolinggo, Jumat (1/5/2020).

Ia menuturkan, pendaftaran akan dibuka pada 1 Mei  2020 Sampai 30 Juni 2020. Sedangkan mekanisme pendaftaran saat Pandemi Covid 19 bisa melalui Online m

aupun Contact Whats App PMB center .  Meskipun teknis pendaftaran secara menyeluruh masih menerima masukan dari berbagai pihak. “Intinya, kita siap membantu Bangsa ini untuk memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengenyam pendidikan tinggi,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Benny Prasetiya, guna meningkatkan kualitas pendidikan, STAIM PRO pun akan berperan sebagai media sharing resource dalam pembinaan dan pengembangan mutu di satuan pendidikan. Program itu diantaranya melalui pelatihan dan pendampingan penulisan jurnal ilmiah sampai siap publish bagi Guru ASN yang biasanya menjadi salah satu syarat dalam penetapan angka kredit.

Ia berharap, STAIM PRO bisa menjadi pilihan alternatif bagi siswa di Jawa Timur untuk melanjutkan pendidikan dengan warna khas STAIM, yakni menciptakan lulusan islami dan menjadi technopreneur. Sehingga Tema besar STAIMP sebagai  center of Knownlegde and Wisdom bisa tercapai.